Puisi Rumah Kontrakan

Dapur #1 ruang. melompong dipenuhi toples kosong. kesepian. ikan tongkol basah dalam keranjang menanam asin garam. laut berlumpur hitam dipenuhi kapal layar aneka warna. pemabok di atas geladak memuja bulan! ditikamnya bintang bintang di puncak tiang layar yang kecil yang jauh yang gemerlapan berulang ulang dengan sebilah parang. jarum kompas di saku celana membeku bersama cerita hantu masa lalu. badai sialan! membuat maboknya tambah kacau meninggi air laut pasang ombak menggigil dan demam buihnya tersangkut di batu karang di gigi dan bualan. mercusuar memandang kapal kecil berlayar kecil di kejauhan…

Mengenang 100 hari Murtdjono

UNDANGAN Kepada Yth. Teman- teman Penyair Di Tempat. Dalam rangka mengenang 100 hari meninggalnya Murtdjono, kami Forum Sastra Surakarta bekerjasama dengan Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) di Surakarta, berniat menerbitkan kumpulan puisi yang merupakan karya para penyair dari berbagai daerah di Indonesia. Buku kumpulan puisi tersebut bakal didekasikan untuk almarhum yang selama hayatnya telah gigih memperjuangkan kemerdekaan berekspresi, proses kreatif yang otonom serta pembangunan ruang publik kebudayaan (termasuk di wilayah kesusastraan). Kita harapkan buku kumpulan puisi tu juga mampu menangkap dan meneruskan berbagai esensi gagasan Murtidjono yang kemungkinan besar sejalan…

melihat dalam tidur

terkadang dalam tidurku aku melihat orangorang tak berdaya menahan beban hidupnya hargaharga yang jauh melambung tak terjangkau oleh tangantangan yang lemah dan terancam karena bayangan gizi buruk dari setiap bayi yang dibuang dengan sengaja oleh orangorang tua mereka sendiri sementara di bagian mimpi yang lain masih saja bersliweran mobilmobil mewah yang dengan seenaknya saja membuang sampah di sepanjang jalan yang dilewati yang nantinya akan kupunguti karena itulah satusatunya cara yang kuketahui untuk sekedar bertahan hidup mungkin butuh waktu untuk kita dapat merasakan panas sinar matahari yang melelehkan kulit dan membuatnya…