KEJUTAN

Anisa sangat risau. Berkali-kali gadis kecil berpipi tebal itu menyelinapkan kepalanya di jendela kamar. Melabukan pandang menuju jalan setapak desa. Mengamati burung pipit berkicau. Sejak pagi matanya berbinar, namun sekarang berubah layu. Ia tak sabar ingin memberi kejutan. Matahari mulai redup. Masyarakat yang melintas di jalan setapak tak lagi ramai seperti tadi. Hatinya gamang sendiri kalau-kalau harapan berbanding terbalik dengan kenyataan. Kian risau, ia menuju ambang pintu. Mengamati orang-orang berlalu. Berharap di antara beberapa laki-laki tua bertubuh tegap yang hendak ke masjid itu, ada sosok ayah melambaikan tangan membawa hadiah…

puisipuisi en kurliadi nf

DI SUDUT REMANG menancaplah sunyi di reranting bunga bakung dibawa oleh angin musim semi hingga telapak daun-daunnya menukar birunya dengan cinta di langit jauh di sudut remang, kunang pasrah dihempas kecemasan tiadanya kembalinya hujan inilah yang kuhafal dari tahun yang sedang berkabut putih kita sedang mananti jalan, di mana khat dari rencana adalah kasih sayang yang terlepas dari tali temalinya ciumlah bau malam yang terletak di bantal tidurmu sejauh ini aku belum menemukan nafas sunyi menjadi teman sebab ketiadaannya telah menulis suara-suara liku tentang di mana dulu lahir sebuah nama…