sajak-sajak ariella

Puisi

MENCARI CINTA

Cinta itu pernah ada di sini 
Pernah mekar dan wangi begitu semerbak
 
Kenapa tiba-tiba ia tiada?
 
Pergi tinggalkan manusia hanya berlumur dosa?

Aku muak! 
Muak pada udara yang campur mesiu
 
Muak pada air yang cemar bangkai
 
Muak pada tanah yang amis merah darah
 
Aku muak. Aku sedih. Sungguh,
 
kita semua perlu cinta :
 
aku, kamu dan dunia!

Kucoba jelajah gunung dan lembah 
Sibakkan lembabnya halimun senja
 
Menilik di sela lumut, semak dan pohonan
 
Ah, adakah cinta di pucuk-pucuk angkuh menara?

Kucoba meski pencarian seakan tanpa akhir 
Di dasar samudera yang tak lagi biru
 
Di balik kelabunya langit, di suramnya mendung
 
Di angkasa yang tak lagi cerlang

Aku kuyup 
Aku luka
 
Aku pedih
 
Aku hilang asa
 
Aku tak temukan cinta
 
Aku jatuh. Percuma ! Dia tlah sirna!

Tapi ternyata belaiannya masih tersisa 
Lembut menyentuhku yang tinggal air mata
 
Dalam hangatnya pelukan, dalam damainya senyuman,
 
dalam tiap tulus uluran tangan
 
Untukku, untukmu, untuk dunia !
 
Di sini kurenungkan pencarianku tidak sia-sia

Cinta itu, ternyata 
Masih selalu hidup dalam hati
 
Ia hanya diam. Bersembunyi.
 
Menanti dengan sabar sampai kita sadar ‘kan keberadaannya.
 

SEANDAINYA

gerimis senja merintik 
jemari bayu memeluk tubuhku, mengelus wajahku
 
belainya begitu lembut, janjikan indahnya mimpi
 
begitu damai hariku di sini

seandainya 
dunia luas di luar sana
 
selembut dan sedamai dunia kecilku
 
penuh warna warni

merahnya merah mawar, bukan darah berceceran 
birunya biru langit, bukan birunya derita
 
beningnya hujan yang menetes, jangan air mata
 
kilaunya emas sinar surya, jangan kilat emosi, ambisi

bahkan malam terlalu indah, bak beledu penuh intan 
dan tawa rembulan begitu keperakan

seandainya 
bisa kubawa semua
 
ke mana segala warna mulai buram…
 

gerimis, 
April 99

*duniaku, duniamu, 
aku masih mencari cinta!*
 


MALAM SEPI

malam ini sepi 
malam ini sendiri
 
malam ini
 
bintang pun tak hendak menemani…

malam ini bergelut dengan mimpi 
mengejar kelebat bayang tanpa arti
 
malam ini mencoba lagi
 
menghitung hari

malam makin panjang 
malam makin tak bertepi
 
malam masih sendiri
 
tinggal angan jauh terlayang
 
mencari pujaan hati
 
entah ke mana pergi ?

Sby, 0499 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *