Kusebut Kenanganmu

Sajak┬áMuhary Wahyu Nurba kusebut kenanganmu daun-daun merah yang menjenguk letih pada tubuh penatku seusai mencarimu suatu siang kusebut tiap lembar kenanganmu adalah nyanyian ketika merambah dan mengelus mimpi pada tidur pulasku hingga pada suatu sentakan aku pun terjaga: hei, engkaukah itu yang membetulkan letak kecemasan yang menutup sebab kesedihan yang membiarkan sibuk degupan yang bersiap-siap…